Naila di rumah sakit

Senang sekali rasanya memperhatikan foto-foto putri cantikku Naila ketika sudah pulang ke rumah. Walaupun pulang dengan catatan 2 hari harus control karena kadar bilirubin yg di batas maksimum.

Pada hari disaat Naila harus control ke dokter, Allah menghendaki hal-hal yang kukhawatirkan terjadi juga. Kadar bilirubin Naila mencapai 14,3. Dokter langsung menyarankan Naila dirawat di rumah sakit untuk fototerapy. Ya Allah….pasti Kau ingin memberikan hikmah yang lain dibalik semua ini. Istri tercinta pun terpukul karena harus berpisah dengan Naila. Aku pun bisa merasakan kesedihan istri yg harus berpisah dari Naila. Aku hanya bisa menghibur untuk menguatkan dan memintanya bersabar.

Walaupun terpisah dengan Naila, istriku saying selalu mencoba agar mampu memberikan asi semaksimal mungkin bagi Naila. Hampir tiap saat selalu menggunakan pompa asi. Satu hari, bisa dilewati dengan baik….Hari kedua, ketiga, Alhmdulillah selalu dimudahkan. Hari keempat…pemeriksaan bilirubin dilakukan, tapi hasilnya masih 13 sehingga Naila masih harus diterapi. Pagi, siang, malam selalu memompa asi demi Nailaku sayang.

Hari kelima, istriku mengirimkan foto – foto Naila dalam box terapi. Ya…Allah…..mana ada orang tua yang sangup melihat putri tercinta berada dalam box terapi seperti itu. Aku hanya bisa meneteskan air mata melihatnya seraya berdo’a…. Ya Allah..Ya Rabb…Engkaulah Maha Penyembuh dari segala penyakit…pulihkanlah putri kecilku, jadikanlah dia anak yang sehat, sholihah, dan bermanfaat untuk umat…..

Hari keenam, ini adalah hari pemeriksaan bilirubin. Pada saat sedang melakukan eksperimen, ponselku bergetar. Oh, istriku menelpon : “Papa….ini Naila udah boleh pulang” Alhamdulillah ya Allah kau telah mengabulkan permohonan kami.


Naila sayang, ingatlah pengorbanan mamamu ya Nak, sayangilah dia melebihi papamu. Jadilah wanita sholihah yang bisa jadi sumber do’a-do’a untuk orang tuamu nanti. Amiiin…….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *