Kado Ultah TerIndah

Malam itu, aku paksakan untuk tidur lebih awal. Namun, mataku tetap tak mau terpejam. Ya, musim panas adalah musim yang sangat berat untuk beribadah. Malam yang sangat pendek seringkali membuatku terasa berat dan malas untuk bangun malam. Sembari memaksakan tidur, aku hanya bias memohon untuk bias bangun sebelum subuh untuk bias bersujud padaNYA.  Akhirnya mataku pun bias terpejam mendekati pukul 11.30 malam.
Aku pun terbangun. Hari itu waktu subuh jatuh pada pukul 03.17. Karena beitu berharap untuk bias bersujud padaNYA, aku hanya memperhatikan jarum panjang dari jam dindingku. Aku terkejut karena jarum panjang hamper menunjukan menit 15. Alhamdulillah aku masih sempat bersujud 2 rakaat. Ku bangunkan istriku untuk shalat subuh. Istriku bangun dan mengatakan “Subuh gimana, kan baru setengah 3 pagi”. Aku pun terkejut dan memperhatikan jam dinding sembari bersyukur. Alhamdulillah baru setengah 3 pagi. Artinya aku masih punya cukup waktu untuk bersujud dan bermunajat padaNYA.
Itulah kado yang sangat aku harapkan tepat dihari ulang tahunku, 10 Juni. Bukan ucapan selamat, bukan kue tart, bukan bingkisan hadiah. Kado yang aku harapkan adalah bersujud, bermunajat pada DZAT yang telah memberikanku kehidupan. 
Alhamdulillah, segala puji bagiMU ya Allah, kau kabulkan untuk bias bersujud, bersimpuh dan bermunajat padamu di hari ulang tahunku. Karena bagiku, ulang tahun memiliki makna ganda. Satu sisi bertambahnya usia yang diharapkan untuk bias lebih dewasa dalam menjalani kehidupan. Sisi lainnya merupakan pengurangan masa hidup kita didunia. Dua sisi itulah yang menyebabkanku sangat berharap untuk bisa bermunajat kepadaNYA. Hal itu bisa mengingatkan dan membuatku merenungi hal-hal yang telah aku lalui. Betapa hina dan berlumur dosa diriku. Memberiku cambuk untuk berbuat lebih baik dan bermanfaat untuk orang lain di sisa waktu hidupku didunia.
Terima kasih ya Allah, kau telah karuniai aku dengan keluarga kecil. Bimbinglah kami untuk selalu menjalani kehidupan sesuai dengan tuntunanMU menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warrahmah. Terima kasih hari ini kau berikan kesempatan padaku untuk bisa membantu memberi solusi atas permasalahan-permasalahan teman-temanku. 
Jadikanlah kami sebagai hamba yang pandai mensyukuri nikmatMU. Jadikanlah sisa usiaku didunia sebagai usia yang penuh berkah dan manfaat bagi sesama manusia. Amiin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *