Masa Kuliah – 5

PPSDMS….ya itulah Program Pembinaan Sumber Daya Manusia Strategis..suatu program yang diharapkan bias menelurkan pemimpin-pemimpin masa depan ditengah carut marutnya kehidupan dalam bangsa ini. Sesuai dengan tujuannya untuk menelurkan pemimpin-pemimpin masa depan, program itu tidak hanya memberikan beasiswa bagi peserta-pesertanya tapi juga memberikan program-program diskusi dan pelatihan-pelatihan untuk menempa pesertanya.

Alhamdulillah, dengan masuknya aku sebagai peserta dalam program tersebut, aku terbiasa dengan kesibukan-kesibukan yang luar biasa.  Selama masa pendidikan disini, aku juga melewati masa kuliah semester 5,6 dan 7. Pada akhir semester 6, aku hitung-hitung, aku masih menyisakan 6 sks skripsi dan juga 12 sks kuliah (course work). Aku pikir-pikir, jika aku harus menyelesaikan dulu 12 sks kemudian menyusun skripsi, hal itu akan menjadi suatu hal yang sia-sia. Setelah dipertimbangkan beberapa kali, akhirnya aku putuskan untuk langsung mengambil kuliah 12 sks bersama dengan menyusun skripsi.

Awalnya, aku beberapa kali berbiincang-bincang dengan senior  angkatan 99 bernama Arika Indri yang pernah mengerjakan penelitian di Pertamina, Pulo Gadung. Dari sini, aku mendapat informasi tentang peluang untuk mengerjakan riset di Pertamina. Setelah mengetahui peluang tersebut dan mencoba memastikannya, akhirnya aku putuskan untuk berbicara dengan pembimbing akademik. Alhamdulillah beliau menyetujui dan yakin kalau aku mampu mengerjakan penelitian skripsi dan kuliah lain 12 sks. Namun, ketika menghadap dengan Bagian Penelitian Jurusan, beliau perlu menghadap kepala Jurusan untuk mendapatkan persetujuan. Awalnya Kepala Jurusan tidak menyetujui dengan alas an jumlah kuliah yang masih terlalu banyak, 12 sks diluar skripsi.

Sehari semalam aku tidak bias tidur karena berfikir, apakah aku harus menghabiskan 1 semester lagi hanya untuk menyusun skripsi?Tidak….jangankan untuk skripsi, untuk hidup pun aku perlu bekerja keras. Akhirnya aku mendapat ide untuk diskusi dengan Bidang Penelitian. Beliau akhirnya menyarankan untuk meminta diadakan siding antara Kepala Jurusan dengan Kepala-Kepala Laboratorium. Aku juga tak lupa meminta pendapat Koordinator Bidang Penelitian, setelah melihat daftar nilai dari semester 1 hingga 6, beliau pun yakin kalau aku bisa menyelesaikannya walaupun terlihat berat. Akhirnya, aku mencoba mencari dukungan kepada beberapa Kepala Lab yang aku kenal baik dan juga Koordinator Bidang Kemahasiswaan.

Pada hari keputusan tersebut, aku dipanggil Koord. Penelitian. Beliau menyatakan, dari rapat tersebut disetujui bahwa aku boleh menyusun skripsi dan juga mengambil sisa mata kuliah 12 sks dengan catatan, jika ada 1 mata kuliah yang tidak lulus, maka aku tidak dapat lulus pada semester 7 atau 8 karena harus mengulang mata kuliah yang belum lulus di semester 9.

Hhhhhmmmmm….pilihannya hanya ada 2:lulus cepat 7 semester atau molor hingga 9 semester. Prinsip aku, kalau ada yang jual, aku beli. Dan aku pun menyatakan setuju. Akhirnya aku mulai menyusun rencana penelitian dengan pihak Pertamina. Alhmdllh aku bisa memulainya kurang lebih 1 bulan sebelum perkuliahan.

Banyaknya mata kuliah dan juga padatnya penelitian benar-benar membutuhkan tenaga ekstra. Pagi jam 5 harus sudah berangkat ke Pulo Gadung, kemudian sering kali jam 12 atau jam 1 kembali lagi ke Depok untuk kuliah. Hal it uterus berlanjut sejak Juli hingga Desember 2004.

Dan, sesuatu hal diluar dugaan pun terjadi. Suatu hari, tinta printer asrama habis sedangkan aku butuh mem-print laporan untuk Pertamina. Saat itu ada motor Didi (M. Nuryazidi). Sehabis magrib, kupinjam motor Didi untuk membeli tinta di Kelapa Dua. Baru saja aku masuk ke dalam toko, aku merasakan perasaan yang aneh. Setelah 5 menit, aku coba keluar mengecek sepeda motor. Dan ternyata, dari kejauhan terlihat seseorang membawa kabur motor tersebut. Entah mengapa aku tak bisa berkata-kata ataupun  berteriak. Masya Allah…motor pinjaman lenyap.

Beberapa orang mendekat dan menanyakan apa yang terjadi. Mereka menyarankan untuk segera lapor polisi. Akhirnya ku telpon kantor polisi. Kurang lebih:

”Hallo..dengan kantor polisi?”
“Iya, betul”.
“aku mau lapor kehilangan motor”.
“Dimana? Kapan kejadiannya?”.
Di Kelapa Dua, kurang lebih 5-10 menit yang lalu”.
“Oh, begitu, segera ke sini saja, nanti kita proses”

Setelah menelepon, aku segera menuju ke Kantor Polisi. Dan sungguh menyakitkan jawaban mereka ketika aku sampai.

“Oh, kalau sudah lebih dari 30 menit mah susah ngejarnya mas. Kenapa gak langsung ke sini pas kehiilangan”

Masya Allah. Tadi pas ditelpon bukannya langsung ditindak lanjuti. Buat ke kantor polisi naik angkot ya lama. Keesokan harinya aku diminta datang lagi. Dan lagi, perlu menyerahkan biaya macem-macem kalau mau diurus buat asuransi dan lain-lain biar motornya bisa diganti.

Astagfirullah. Udah kehilangan, malah disuruh bayar. Belum lagi aku perlu mengganti motor tersebut yang kurang lebih harganya Rp 7 jutaan.

Akhirnya aku putuskan untuk melupakan bantuan polisi. Untuk mengganti motor tersebut, kucoba untuk meminjam kepada orang tua murid-muri privatku dan juga Jurusan. Alhamdulillah mereka mau membantuku dan aku harus mencicilnya tiap bulan dengan gaji dari les privat.

Dengan penuh perjuangan antara kuliah, penelitian, skripsi, bayar utang motor, akhirnya sampai juga saat ujian skripsi. Dan salah satu pengujinya adalah Kepala Jurusan yang dulu sempat menentang rencanaku untuk menyelesaikan kuliah 12 sks bersama skripsi.

Dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan tim penguji, Alhamdulillah hanya ada 1 pertanyaan yang susah aku jawab.  Setelah siding, aku dipanggil tim penguji. Ketua tim penguji (Kepala Jurusan) menyampaikan bahwa dari sidang skripsi, diputuskan bahwa aku lulus dengan nilai skripsi sempurna A.

Kepala jurusan yang awalnya keberatan akhirnya bisa tersenyum bangga karena aku telah berhasil lulus 3,5tahun dan dengan IPK 3,65.

 

Bersama kesulitan, ada kemudahan. Itulah hal yang selalu aku ingat dari firmanNya yang disebutkan 2 kali secara berurutan dalam Al Qur’an.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>